Sabtu, 08 Februari 2014

Menurut Penelitian, Inilah 6 Tipe Pasangan Yang Paling Bahagia


Vemale.com - Dalam beberapa dekade, para ilmuwan sangat penasaran tentang apa sih sebenarnya yang membuat pasangan itu bahagia. Setelah melalui berbagai penelitian dan pengamatan, akhirnya para ilmuwan menyimpulkan beberapa tipe pasangan yang bahagia seperti dilansir dari huffingtonpost.com:

1. Jarang sms

Peneliti dari Brigham Young University menemukan bahwa pasangan yang meminta maaf, membicarakan hal yang penting, atau membuat keputusan melalui sms ternyata merasa kurang bahagia. Sedangkan pasangan yang lebih sering menelpon, mereka merasa bahwa hubungannya sangat berharga dan menyenangkan.

2. Kekanak-kanakan 

Tahun ini sebuah survei yang dilakukan pada 5000 orang dewasa pada berbagai umur dengan hubungan percintaan yang sudah lama. lebih dari 50 persen orang menyatakan bahwa mereka bahagia karena pasangannya tidak kekanak-kanakan dan mereka menjalin hubungan yang dewasa.

3. Berpisah

Rasa bosan bisa menjadi masalah yang mengancam hubungan Anda jika tidak segera ditangani. Beberapa pasangan yang ikut serta sebagai responden mengatakan lebih senang berpisah beberapa waktu untuk mengatasi rasa bosan. Tentu saja bukan perpisahan yang tidak diinginkan. Melainkan mereka memilih menyibukkan diri dengan aktivitas lain jika sedang dilanda bosan. Ketika bertemu lagi, mereka merasa jauh lebih bahagia.

4. Tidak selalu seimbang

Pasangan yang bahagia tidak harus pasangan yang sama-sama merasa cantik dan tampan. Ketika seorang wanita cantik yang bertemu dengan pria yang tidak begitu tampan, pasangan seperti ini justru merasa lebih bahagia. Mungkin bagi mereka, yang menarik bukan penampilan tapi kemampuan untuk saling menerima dan mengerti.

5. Mirip

Pasangan yang sering berbagi dalam passion atau hobi yang sama, ternyata merasa lebih bahagia dan memiliki hubungan yang bertahan lama. Pasangan seperti ini merasa saling memahami dan mampu memberikan support yang diperlukan pasangannya.

6. Intim

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 6500 orang di Australia, menunjukkan hasil bahwa lebih dari 50 persen pria dan wanita merasa tidak bahagia dengan hubungan percintaannya. Mereka merasa interaksi yang intim sangat kurang dalam hubungan mereka. Inilah penyebab pasangan yang lebih intim akan menikmati hubungan yang relatif cukup lama.

Cara Berhenti Menjadi Single

Vemale.com - Menjadi single merupakan sebuah pilihan untuk Anda. Ketika Anda single Anda bisa bebas melakukan apa saja yang Anda inginkan. Tapi Pernahkah Anda berpikir menjadi lajang akan membuat hidup Anda kesepian?
Pada artikel ini kita akan membahas beberapa tips yang akan membantu Anda untuk berhenti menjadi lajang. Tips berikut mungkin akan membantu Anda untuk menemukan teman baru, pasangan bahkan teman hidup seperti yang dilansir oleh sumber boldsky.com .
Sosialisasi
Satu hal yang pasti yang dapat membantu Anda untuk mendapatkan pasangan adalah bersosialisasi. Sosialisasi adalah suatu tindakan di mana Anda bertemu orang-orang baru, memulai percakapan atau bertemu teman-teman baru. Sosialisasi adalah jawaban untuk menghentikan kesendirian Anda. Anda dapat menemukan soulmate atau cinta sejati Anda ketika Anda mulai berbincang-bincang dengan orang-orang baru. Jika Anda tetap pemalu dan tertutup, Anda mungkin kehilangan kesempatan untuk bertemu orang yang tepat.
Melakukan Dating
Meskipun Anda selalu gagal melakukan kencan dengan seseorang, jangan berhenti untuk tetap berusaha. Jangan biarkan diri Anda terbiasa dengan kebebasan. Jika Anda memutuskan untuk berhenti maka Anda tidak Akan dapat terhubung dengan orang-orang baru. Dan kemungkinan terbesar Anda tidak dapat bertemu seseorang yang tepat untuk Anda.
Online Dating
Tidak ada salahnya Anda mencoba online dating. Di sini Anda akan terhubung dengan orang baru , teman baru bahkan pasangan hidup Anda. Untuk tetap aman dalam online dating jangan terlalu banyak mengungkapkan data pribadi Anda kepada siapa saja. Dan tetap hati-hati ketika Anda bertemu orang baru secara online.
Tetap Happy
Tetap bahagia merupakan tips terbaik untuk Anda. Jangan merasa tertekan atau frustasi ketika Anda tidak bisa berkencan pada malam minggu karena Anda lajang. Anda bisa hang out dengan teman-teman di tempat favorit, mungkin saja di sana Anda akan menemukan cinta sejati Anda.
Putus Asa
Menjadi lajang terkadang membuat Anda frustasi, tapi jangan biarkan hal itu membuat diri Anda putus asa. tetap sabar dan terus melakukan tips-tips di atas akan membuat Anda menemukan pasangan yang tepat di kemudian hari.
Semoga bermanfaat ya ladies!

Pentingnya Foreplay dalam Islam

Vemale.com - Setiap agama memiliki pAndangan-pAndangannya tersendiri bila sudah berbicara mengenai seks. Bahkan, bila dipelajari lebih dalam, seks memiliki tempatnya tersendiri dalam ajaran agama lho, Ladies. Bahkan, Islam sekalipun memAndang seks antara suami Istri sebagai sebuah hal yang sangat baik untuk dilakukan.
Bahkan, Islam menilik salah satu aspek dari seks dengan sangat positif, yaitu foreplay. Banyak orang melihat seks sebagai sebuah cara seorang istri untuk berbakti kepada suaminya. Namun, bukan berarti seks hanyalah untuk memenuhi kebutuhan seorang laki-laki lho, Ladies
Laki-laki juga harus menghormati sang istri dengan tidak melakukan seks secara terburu-buru ataupun sembarangan. Foreplay diperlukan untuk membantu agar seks tidak menyakitkan untuk wanita. Bahkan, menurut al-islam.org, ketika seorang laki-laki berhubungan seksual, sebaiknya jangan terburu-buru dan melupakan foreplay karena dalam seks tidak hanya laki-laki yang memiliki kebutuhan, wanita juga, Ladies
Kebutuhan yang dimiliki oleh wanita dalam seks sama besarnya dengan laki-laki. Namun, bila laki-laki bisa melakukan seks tanpa harus ‘pemanasan’, wanita memerlukan foreplay karena tanpa foreplay Ms. V tidak akan menghasilkan cairan khusus yang berfungsi sebagai ‘pelumas’ atau lubricant untuk proses penetrasi
Ketika penetrasi dilakukan tanpa foreplay, wanita akan cenderung merasa tidak nyaman atau bahkan sakit karena Ms. V tidak siap untuk menerima Mr. P. Islam melihat seks lebih dari sekedar kepuasan untuk laki-laki dan cara untuk berbakti bagi wanita. Maka dari itu, foreplay diperlukan untuk menghormati hak wanita untuk kepuasan seksual.

Ramadhan, Jangan Langsung Bercinta Usai Buka

Vemale.com - Setelah seharian menahan gejolak lapar, haus, emosi, serta hawa nafsu, ingin rasanya langsung bermesraan dengan suami ketika adzan maghrib berkumAndang. Apalagi, jika Anda dan suami adalah sepasang pengantin baru. Wah, rasanya tidak sabar ingin segera menuntaskan buka dan langsung lanjut bercinta. Eits, tunggu dulu Ladies, bercinta pun ada waktunya.
Berdasarkan lansiran suaramerdeka.com nih Ladies, Anda harus mengatur waktu yang tepat untuk aktivitas yang satu ini. Disarankan jangan langsung berhubungan intim setelah buka puasa, ya! Mengapa? Menurut pAndangan kesehatan, melakukan hubungan seks ketika perut baru terisi dan lambung masih penuh mempunyai dampak yang kurang baik untuk tubuh Anda.
Hal ini mirip seperti larangan untuk berlari-lari setelah makan, karena pencernaan Anda bisa terganggu. Jika bisa, tunggulah sekitar 1-2 jam usai buka. Namun juga jangan lantas usai takjil Anda dan suami langsung menuju ranjang ya, Ladies. Karena menurut health.liputan6.com, jika hubungan intim dilakukan pada waktu tersebut, kemungkinan Anda dan suami tidak akan mempunyai asupan yang cukup untuk menambah energi yang diperlukan selama bercinta. Jangan-jangan, belum sampai puncak, sudah lemas duluan di tengah-tengah. Wah, repot juga ya Ladies.
Konselor Seks Dr Naek L Tobing, SpKJ, dalam laman yang sama juga menyarankan Anda untuk memilih menu buka yang bergizi dalam porsi kecil jika memang Anda mempunyai rencana untuk bercinta. Kemudian, dua jam kemudian makan lagi. Setelah satu jam, barulah Anda dan suami akan bena-benar berada dalam kondisi yang fit untuk ‘bertempur’. Sehingga, Anda tidak kekenyangan atau kelaparan ketika harus banyak bergerak dalam ‘pertempuran’ ini, Ladies!
Oleh: Adienda Dewi S.

Aturan Posisi Seks Dalam Islam

Vemale.com - Ada banyak posisi seksual yang bisa Anda dan pasangan Anda coba untuk lakukan lho, Ladies. berapa banyak yang sudah Anda coba?
Lalu, bagaimana sebuah agama biasanya mengatur prosesi dari hubungan seksual? Misalnya, dalam Islam, posisi seksual apakah yang boleh dilakukan dan yang mana yang tidak?
Namun, Anda pasti terkejut. Faktanya, dalam hukum Islam atau Syari’ah tidak pernah disebut ada posisi seks tertentu yang dilarang lho, Ladies. Sejauh seks dilakukan tanpa menggunakan alat dan tetap dilakukan dengan menghargai wanita, seks bisa dilakukan dengan posisi apapun.
Dalam Islam, ada banyak posisi seks yang merupakan posisi dasar seks yang diperbolehkan. Wanita di atas (woman on top), laki-laki di atas (missionary), menyamping (spooning), penetrasi dari belakang, dan banyak lainnya lho, Ladies. faktanya, menurut al-islam.org, Islam menyerahkan posisi seks pada pasangan suami istri. Anda dan pasangan bebas mencari posisi seks yang nyaman untuk Anda lakukan kok, Ladies.
Kuncinya adalah mutualisme. Seorang laki-laki tidak boleh memaksakan keinginan seksualnya atau posisi seks tertentu pada pasangannya dan juga sebaliknya. Salah satu hal yang tidak disarankan untuk dilakukan ketika berhubungan seksual adalah tidak melakukannya sambil berdiri.
Selain itu pula, tidak disarankan untuk berhubungan seksual sambil menghadap kiblat ataupun membelakanginya. Nah, Islam tidaklah se-ketat itu kok ketika tentang seks, Ladies.Bila Anda masih memiliki pertanyaan coba tanyakan pada ahli agama yang Anda kenal ya, Ladies
Oleh: Mamor Adi

Senin, 03 Februari 2014

Uji Keperawanan Di Candi Sukuh Gunung Lawu

Candi Sukuh - Ditemukan oleh arkeolog pada masa pemerintahan Gubernur Raffles tahun 1815. Usaha pelestarian komplek candi ini dilakukan oleh Dinas Purbakala sejak tahun 1917. Konon, candi ini didirikan pada abad ke 15 masehi semasa dengan pemerintahan Suhita, Ratu Majapahit yang memerintah pada tahun 1429-1446. Belum banyak wisatawan menyadari, bahwa Candi Sukuh yang terletak di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar yang mudah dicapai dengan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat, karena hanya berjarak sekitar 27 km dari pusat kota Karanganyar. Candi Sukuh ini sesungguhnya merupakan candi paling menarik di Jawa. Bukan cuma bangunan-bangunan fisiknya yang mengentalkan hal itu. Namun suasana alam yang berkabut tebal serta hawa dingin menusuk tulang yang selalu tersaji saban hari, sering kali menebar nuansa mesum.


Selain menampilkan ornamen orang bersenggama secara vulgar, di lantai pelataran Candi Sukuh juga terpampang jelas relief yang menggambarkan secara utuh alat kelamin pria yang sedang ereksi, berhadap-hadapan langsung dengan vagina. “Lantaran situasinya seperti itu, masyarakat setempat kadang menyebut Candi Sukuh sebagai Candi Rusuh (saru atau tabu).  Memahami Candi Sukuh secara utuh memang tidak cukup melihat kulitnya saja. Kita harus berani masuk hingga ke relung paling dalam. Tapi sanggupkah kita menyibak kesakralan candi paling erotis tersebut, agar kita bisa bermimpi tentang surga di sana?

Menurut sejarah, Candi Sukuh yang berada di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, itu dibangun pada sekitar abad ke-15 oleh masyarakat Hindu Tantrayana. Dalam catatan sejarah, candi ini merupakan candi termuda dalam sejarah pembangunan candi di Bumi Nusantara. Candi ini dibangun pada masa akhir runtuhnya Kerajaan Majapahit. Kompleks situs purbakala Candi Sukuh berada di ketinggian 910 meter diatas permukaan laut. Berhawa sejuk dengan panorama indah.

Memasuki kompleks candi, kita akan bertemu dengan trap pertama yang pintu masuknya melalui sebuah gapura. Pada sisi gapura sebelah utara terdapat relief `manusia ditelan raksasa` yakni sebuah `sengkalan rumit` (candrasengkala) yang bisa dibaca `Gapura (9) buta (5) mangan (3) wong (1)` atau gapura raksasa memakan manusia, yang merujuk sebuah tahun yakni 1359 Saka, atau tahun 1437 Masehi, tahun dimana pembangunan gapura pertama selesai. Di sisi selatan gapura juga terdapat relief raksasa yang berlari sambil menggigit ekor ular. Menurut candrasengkalanya berbunyi `Gapura buta anahut buntut` (gapura raksasa menggigit ekor ular), yang merujuk pula tahun 1359 Saka atau 1437 Masehi.

Saat wisatawan menaiki anak tangga dalam lorong gapura, akan disuguhi relief yang sangat vulgar terpahat di lantai. Relief ini menggambarkan phallus yang berhadapan dengan vagina. Inilah yang kemudian menjadi trademark dari popularitas Candi Sukuh.


Konon dulu, seorang suami yang ingin menguji kesetiaan istrinya, dia akan meminta sang istri melangkahi relief ini. Jika kain kebaya yang dikenakannya robek, maka dia tipe isteri setia. Tapi sebaliknya, jika kainnya hanya terlepas, sang isteri diyakini telah berselingkuh. Namun berbeda dengan sumber yang lain yang admin anehdidunia.com temukan, di sumber lain mengatakan bahwa jika sang gadis yang tidak perawan atau melakukan perselingkuhan melaukan tes ini, maka kain yang digunakan akan robek dan meneteskan darah.

Dan apabila seorang lelaki mengetes keperjakaannya, maka dia harus melangkahinya juga dan jika laki laki tersebut terkencing kencing, maka menjadi bukti bahwa lelaki tersebut sudah tidak perjaka atau pernah melakukan perselingkuhan. Dalam perkembangannya sekarang, cukup banyak anak-anak usia ABG yang datang ke sini berhasrat mengikuti tradisi dan kepercayaan para leluhur tadi. Tapi, karena malu, kurang percaya diri, serta takut kalau-kalau benar terjadi pada diri mereka, maka niat coba-coba itu sering tidak dilaksanakan.

Meskipun memberi kesan porno, relief tersebut sesungguhnya mengandung makna yang mendalam. Relief tersebut sengaja dipahat di lantai pintu masuk dengan maksud agar siapa saja yang melangkahi relief itu segala kotoran yang melekat di badan menjadi sirna sebab sudah terkena `suwuk`. Relief ini mirip lingga-yoni, lambang kesuburan dalam agama Hindu yang melambangkan Dewa Syiwa dengan istrinya, Parwati.

Trap kedua lebih tinggi ketimbang trap pertama dengan pelataran yang lebih luas. Gapura kedua ini sudah rusak, dijaga sepasang arca dengan wajah kosmis. Garapannya kasar dan kaku, mirip arca jaman prasejarah di Pasemah. Pada latar pojok belakang dapat dijumpai seperti jejeran tiga tembok dengan pahatan-pahatan relief, yang disebut relief Pande Besi.

Relief sebelah selatan menggambarkan seorang wanita berdiri di depan tungku pemanas besi, kedua tangannya memegang tangkai `ububan` (peralatan mengisi udara pada pande besi). Boleh jadi dimaksudkan agar api tungku tetap menyala. Ini menggambarkan berbagai peristiwa sosial yang menonjol pada saat pembangunan candi ini.

Di bagian tengah terdapat relief yang menggambarkan Ganesya dengan tangan memegang ekor. Sengkalan rumit ini dapat dibaca `Gajah Wiku Anahut Buntut`, merujuk tahun 1378 Saka atau tahun 1496 Masehi. Relief pada sebelah utara menggambarkan seorang laki-laki sedang duduk dengan kaki selonjor. Di depannya tergolek senjata-senjata tajam seperti keris, tumbak dan pisau.

Sedangkan trap ketiga merupakan trap tertinggi atau sering disebut sebagai trap paling suci. Trap ini melambangkan kehidupan manusia setelah mati, dimana jiwa dan roh manusia terangkat ke nirwana (surga). Konon, mereka yang punya beban hidup berat akan terlepas jika melakukan permohonan di puncak trap ketiga ini. Sebaliknya, segala permohonan yang diminta dengan niat tulus dan hati bersih juga akan terkabul.


Sebelah selatan jalan batu ada terdapat candi kecil, yang di dalamnya ada arca dengan ukuran kecil pula. Menurut mitologi setempat, candi kecil itu merupakan kediaman Kyai Sukuh, penguasa gaib kompleks candi tersebut. Ada juga arca garuda dua buah berdiri dengan sayap membentang. Salah satu arca garuda itu ada prasasti menandai tahun saka 1363. Juga terdapat prasasti yang diukir di punggung relief sapi yang menyiratkan bahwa Candi Sukuh adalah candi untuk pengruwatan.

Dengan bukti-bukti relief cerita Sudamala, Garudeya serta prasasti-prasasti, maka dapat dipastikan Candi Sukuh pada zamannya adalah tempat suci untuk melangsungkan upacara-upacara besar (ritus) ruwatan. Sedangkan ditilik dari bentuk candi yang mirip dengan “punden berundak”, candi ini ditujukan sebagai tempat pemujaan roh-roh leluhur. Tradisi `ruwatan` juga masih dipelihara dengan baik oleh masyarakat penganut Hindu yang berdiam di sekitar kawasan candi sampai sekarang.


referensi:https://id-id.facebook.com/notes/khoo-wie/erotisme-candi-sukuh/260320044016563/http://xmisteri.blogspot.com/2013/07/test-keperawanan-ala-candi-sukuh.html/http://travel.detik.com/read/2013/11/21/164833/2419895/1519/mitos-tes-keperawanan-di-candi-sukuh

Minggu, 02 Februari 2014

Naga Hanya Legenda Atau Nyata

Penampakan ular naga, Mungkin itulah pokok pembicaraan yang hangat jika kita mendengar istilah naga dalam pembicaraan sehari hari. Naga bisa dikatakan adalah kakek buyut dari berbagai monster yang ada di dunia yang banyak di gambarkan atau dilukiskan di berbagai dinding goa selama 25.000 tahun dan selama 8000 tahun di Cina. Sahabat anehdidunia.com pada zaman suku Aztec dan Celtic pencitraan naga sangatlah ditakuti karena kepercayaan akan naga yang mempunyai cakar dan mengeluarkan api dari mulutnya. Apakah naga itu nyata atau hanya sekedar legenda?

fosil naga yang diyakini berita hoax
Naga merupakan salah satu unsur terpenting dalam kehidupan bangsa China. Hal ini dapat dilihat dari budaya China yang hampir semuanya berhubungan dengan hewan legenda ini. Sebaliknya, para peneliti telah lama meyakini bahwa naga hanyalah merupakan mahkluk khayalan semata yang hanya hadir dalam legenda-legenda klasik.

Namun sebuah penemuan pada tahun 1996 seolah menjawab keragu-raguan para ahli. Para arkeolog di China berhasil menemukan fosil naga ini di Desa Guanling, Kota Anshun, China. Penemuan ini membuktikan bahwa hewan yang dikeramatkan ini a pernah ada.

Dalam bingkai ilmu pengetahuan, naga merupakan reptil yang hidup di samudra pada masa Triasik sekitar 200 juta tahun yang lalu. Naga merupakan makhluk amfibi, ia banyak menghabiskan waktunya di air dan terkadang berjalan ke daratan. Naga merupakan legenda yang tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan masyarakat China. Hewan dari masa lalu ini, sering hadir dalam kisah-kisah masa lalu China dan dianggap sebagai makhluk yang istimewa. Orang Mandarin juga meyakini bahwa mereka adalah titisan dari naga.

Hal inilah yang membuat penemuan pada tahun 1996 ini di sambut baik masyarakat. Fosil naga yang ditemukan di Desa Guanling itu dilengkapi dengan sepasang tanduk di atas kepalanya. Wujud dari naga ini menyerupai hewan legenda yang sering terdapat dalam legenda. Fosil ini dalam kondisi baik dengan Panjangnya keseluruhan mencapai 7,6 m, kepalanya 76 cm dan lehernya 54 cm. Tubuhnya memiliki panjang 2,7 m serta lebar 68 cm, dan buntutnya 3,7 m.

Kepala naga ini berbentuk segitiga, dengan lebar mulut 43 cm. Bagian terlebar di kepala naga ini mencapai 32 cm, kedua tanduknya, dengan bentuknya yang simetris menjulang dari bagian terlebar tersebut dan berukuran 27 cm. Tanduknya berbentuk agak sedikit melengkung serta condong ke samping, sehingga semakin membuat fosil tersebut menjadi seperti naga dalam legenda. Fosil itu pada akhirnya dipamerkan pada tahun 2007 di Xinwei Ancient Life Fossils Museum di Anshun, Guizhou, China.

Tak pelak lagi, penemuan ini benar-benar mengegerkan masyarakat. Karena ini adalah pertama kalinya bagi China untuk menemukan sebuah fosil “naga” yang dilengkapi sepasang tanduk. Penemuan ini menyajikan bukti tentang kemungkinan naga memiliki tanduk. Penemuan fosil ini memberi informasi ilmiah yang penting bagi manusia untuk melacak asal-usul legenda naga di China.

Penemuan di Yunnan dan Sungai Liachoe

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXHwsT3Hh1Ndh0oWTsnXlWol9wKZ_hYuAP3EZL9WpNZlFDZtqBjooNEoyz4EJt4A8uBX4EeCNxuacqzIwwyx06z4djFARZezZdIlsTpkFjqMykEN3pADkt2btIJeLmblfAQilsR0Hwsrc/s1600/510265t.jpg

Penemuan lainnya terjadi di Provinsi di dekat sebuah desa di Fuyuan, China baratdaya pada tanggal 22 Januari 2007. Penduduk setempat menemukan fosil naga berukuran kecil yang telah melekat pada lempengan batu di dalam sebuah gua di atas sebuah bukit.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBPWfCjae5MogOnBtRWXhxLu716KDlgF_12HwsBz5efXq9aQVNosi7cKGll14bubll0m-uRsUlYIwOUHdqjAX6bzWsOPcTeQT2U-k6efWFwEUJcwOqzxVqlTywwOMYHOPFbkLg2L3sJIA/s1600/australia-museum-victoria-chinese-reptile-fossil.jpg

Para petani di desa itu telah melakukan penggalian fosil sejak tahun 2000 untuk mencari “sisa-sisa” dari legenda naga karena terinspirasi oleh penemuan naga yang dipamerkan di Guizhou. Para petani melakukan itu untuk menambah penghasilan dengan menjual fosil tersebut kepada para peneliti.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirufHaC56DgLTFEGmHxGUHVaoKvcPBtid-HQAHOi7aoYeX-AHWAldwhr6J5a_nDuZVlpoG22mnTR_X4BE2cl1Krx1G3fltgDLOFiuL48tuf-8bK8Dw_mftBaYVXz37NR4gQws3cId8JHY/s1600/pterodragon.jpg

Sebelumnya, untuk membuktikan keberadaan naga itu, para arkeolog China melakukan ekskavasi sejak tahun 1983 di beberapa lokasi yang diyakini pernah ditinggali oleh peradaban China kuno. Ekskavasi pertama dilakukan di sekitar Desa Niuheliang, di kaki Gunung Merah (Red Mountain). Tepatnya, berada di lokasi lembah Sungai Liachoe. Dari beberapa temuan membuktikan, bahwa di daerah ini pernah ditinggali sebuah peradaban kuno yang cukup maju ribuan tahun silam.

Pada penggalian pertama, para arkeolog menemukan dua potongan batu giok berbentuk seekor naga. Giok naga ini diukir secara halus, berwarna hijau transparan. Penemuan pertama ini, menurut para arkeolog sangat berharga. Dari bukti itu terlihat peradaban ribuan tahun silam memang sudah mengenal budaya ukiran yang sangat halus dan tak kalah indah dengan hasil pahatan zaman sekarang

Penggalian hingga tahun 2003 itu melibatkan puluhan arkeolog dari Research Institute of Lioning Province, dan telah menyelesaikan pekerjaan pada 16 situs. Mereka mengaduk-aduk situs pada areal 1.576 meter persegi. Menggali enam kuburan kuno yang diduga adalah kuburan para pimpinan masa itu.

Dari hasil penggalian itu, ditemukan 479 potong bukti-bukti yang mengarah tentang keberadaan ular naga, dalam bentuk fosil rahang dan bagian tubuh lainnya yang diduga merupakan bagian tubuh dari seekor ular besar. Termasuk tiga potong patung naga yang terbuat dari batu giok halus, yang ditemukan dari kuburan kuno. Konon temuan giok patung naga itu, hampir sama dengan temuan hasil ekskavasi di Desa Sanxingtala pada tahun 1970. Desa ini masuk dalam wilayah Kota Cipeng di Monggolia Dalam.

Profesor So Bingqi, seorang arkeolog terkenal di China dan merupakan Ketua Asosiasi Arkeolog Cina mengungkapkan, temuan terbaru itu masih harus diteliti lebih jauh. Terutama dengan uji karbon, untuk menentukan umur binatang purba itu dan merekonstruksi seluruh bentuk fisiknya.

Penggalian dilakukan lebih dalam lagi, untuk mencari bagian fosil lainnya yang bisa membuktikan, apakah fosil itu merupakan binatang melata biasa atau memang seekornaga yang diduga hidup lebih muda beberapa ribu tahun dari zaman binatang purba Dinosaurus, T-Rex, Brontosaurus dan binatang-binatang purba lainnya.
Namun dari ukuran tubuh, yang bentuknya lebih kecil dibandingkan dengan sejenis dinosaurus, diduga kuat temuan itu memang adalah sejenis ular pemangsa. Karena terlihat dari taringnya yang sangat tajam yang mengarah ke dalam, seperti halnya pada binatang pemangsa lainnya yang ditemukan lebih dahulu seperti T-Rex.

Nenek Moyang Ular
Penelitian di sekitar lembah Sungai Liachoe terus dilanjutkan para arkeolog, untuk menentukan apakah temuan ini hanya satu-satunya bukti atau masih ada yang lain. Ternyata dugaan dari para arkeolog itu tidak sia-sia, penggalian di “Red Mountain Goddes”, ternyata ditemukan bukti lainnya yang saling mendukung. Temuan serupa di lokasi ini, menemukan beberapa bukti lain yang menguatkan keberadaan naga itu.

Baik arkeolog Bingqi maupun Daahun, anggota Tim Kerja pencari bukti keberadaannaga itu menyimpulkan, ular yang selama ini dimitoskan itu memang ada. Hanya apakah bentuknya memang sempurna, seperti nagayang digambarkan dalam bentuk patung seperti di biara atau hanya ular purba biasa? Semua itu masih dalam tanda tanya. Para arkeolog masih mencari bukti-bukti lain, dan merekonstruksinya secara sempurna.

Untuk sementara, mereka berhasil merekonstruksi temuan fosil itu adalah sejenis binatang ular purba. Hal ini terlihat jelas, dari kerangka kepala yang mengarah pada sebuah kerangka ular. Namun masih belum sempurna, karena beberapa bagian lain yang diduga berupa tulang rawan bentuknya masih samar-samar. Tapi semua arkeolog meyakini, fosil itu adalah fosil naga, nenek moyang ular-ular sekarang.

Mengenai keraguan bentuk naga sebenarnya, untuk sementara mereka sepakat gambaran patung-patung naga yang dibuat sejak ribuan tahun lalu, diduga kuat itu mewakili bentuk ular naga sebenarnya meski bukti-bukti pendukungnya masih dideteksi.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhlM5OvLkLHcPmS7B0sq-JE8UYAnYbNotaxP53nosgxrhFHmcihZaHT_IOd8C87krXg-SZiiUUcqfItsOSJvi9udZOR5M0Q1wEY2j5CNvsHhqH_FAmLlJoCtwhgIR3geZOqS6lNAUDAZW0/s1600/dragon_rider.jpg

Mereka juga setuju bahwa gambaran yang ditemukan dalam bentuk patung giok naga(patung dari hancuran emas dan perungu, diperkirakan berumur 8.000 tahun lebih) merupakan gambaran bentuk asli dari naga yang kini tinggal fosilnya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi82Rb3xIQoaOHTgrbH-ac5IK9SSBivYnsMNXzD4im_O00cqkNWU_NIREFGMkh4Jf5WqdlHZ_eZy2F9eyRLyO87ID6KFqMn6WOLDhkPFb3N4FRrhcAtSEbGqhtNjsS9rrWJQ0gWhLxp1wk/s1600/20070113_183814.jpg

Pada akhirnya bukti-bukti bahwa naga pernah ada, layak didukung dengan harapan hendaknya hewan ini wakil dari wujud kebaikan. Sebab bukan tidak mungkin, pemujaan Bangsa China maupun bangsa lainnya dikarenakan suatu hal baik yang pernah dilakukan oleh naga atau “ hewan sejenis ular besar” kepada manusia di masa-masa lampau.

Bangsa dan Negara yang Memiliki Kisah Naga :
  • China : disebut Long, berbentuk ular dengan empat kaki yang berkuku
  • Vietnam : disebut Rong
  • Jepang : disebut Ryu, memiliki tiga kuku tajam
  • Korea : disebut Yong ( naga langit) , Yo (naga laut) dan Kyo (naga gunung)
  • Siberian : disebut Yilbegan – India : dikenali Vyalee dan banyak diukir di kuil Selatan India.
  • Germanic/Scandinavian : disebut Lindworm, berbentuk ular besar yang berkaki dua.
  • Wales : disebutY Ddraig Goch, naga merah yang tertera pada bendera negeri itu.
  • Hungarian : disebut Zomok, berbentuk ular yang tinggal dalam paya dan seringmemangsa khinzir atau biri-biri. Sárkánykígyó, berbentuk ular berkepak. Sárkány, naga berbentuk manusia yang memiliki banyak kepala.
  • Slavic : disebut Zmey, Zmiy dan Zmaj , menyerupai naga Eropa tetapi memiliki banyak kepala, dapat menyemburkan api.
  • Romanian : disebut Balaur, memiliki sirip, berukuran besar dan berkepala banyak. Chuvash: disebut Vere Celen, Amerika- Meso-amerika: disebutAmphitere,Inca: disebut Amaru, Brasil: dikenali sebagai Boi-tata.
Masih banyak lagi hal yang menuju pembuktian bahwa keberadaan Naga itu benar adanya namun tak satupun dari semua hal tersebut memberikan kepuasan dalam menjawab Legenda naga ini. Mungkin Naga akan tetap menjadi misteri sampai ujung jaman. Bagaimana dengan anda sahabat anehdidunia.com apakah anda menyetujuinya?

Baca juga Ritual Setrika Payudara Di Afrika

referensi:http://aksesdunia.com/2011/temuan-fosil-semakin-menguatkan-bahwa-naga-benar-benar-ada/http://cryptozoology.blogspot.com/2011/04/mencari-kebenaran-adanya-naga.html